7 Aplikasi untuk Menggambar dan Painting di Linux


By Dian on

Aplikasi untuk Menggambar di Linux

Saya sudah mencoba bebrapa aplikasi untuk menggambar di Linux. Hasilnya tidak jauh beda dengan aplikasi non-free. Bahkan lebih bagus.

Di luar sana, banyak beredar aplikasi untuk menggambar di komputer seperti Ms. Paint, Photoshop, SAI, Medibang, Autodesk Sketchbook, dll.

Namun, masih belum tersedia untuk Linux.

Sebagai alternatif, ada beberapa aplikasi di Linux yang didesain khusus untuk menggambar. Sebagian besar aplikasi ini free dan open source.

Apa saja itu?

1. Gnome Paint

GNOME Paint adalah aplikasi tiruan dari Ms. Paint. Fitur dari aplikasi ini sama persis seperti Ms. Paint versi lama.

Tool yang disediakan ada pensil, penghapus, brush, air bursh, fill tool, line, lasso, color picker, dan shape.

Namun, sayangnya untuk teks tool belum bisa digunakan, karena sepertinya pengembangan dari aplikasi ini belum dilanjutkan.

Ini hasil percobaan menggambar di Gnome Paint versi 0.4.0.

Menggambar di GNOME Paint 0.4.0

Format file yang dapat dihasilkan oleh Gnome Paint:

  • PNG
  • TIFF
  • JPG
  • Windows Icon
  • BMP

Kekurangan dari Gnome Paint:

  • Tidak ada layer;
  • Tidak bisa mendeteksi tekanan pada pen tablet;
  • Pilihan warna pada palette warna tidak terlalu banyak;
  • Tidak ada antialiasing;
  • dll.

2. Tux Paint

Tux Paint adalah aplikasi untuk edukasi. Tux Paint sepertinya lebih cocok digunakan untuk anak-anak, karena tapilannya sangat kids friendly dan ada efek suara saat menggambar.

Ini hasil percobaan saya menggambar di Tux Paint:

Menggambar di Tux Paint

Menggmabar di Tux paint hampir sama rasanya seperti Gnome Paint. Di sini tidak ada layer dan kanvasnya tidak bisa diperbesar dan diputar. Namun, Tux Paint memiliki pilihan brush yang cukup banyak.

Tux Paint memang dirancang untuk anak-anak. Saat pembuatan gambar baru, di sana sudah ada disediakan template—gambar yang sudah jadi— yang tinggal diwarnai saja.

Menggambar di Tux Paint

3. Pinta

Pinta sedikit lebih canggih dari Gnome Paint dan Tux Paint. Ia memiliki layer, dan beberapa tool lainnya.

Berikut ini tampilannya:

Menggmabar dengan Pinta

Rasanya hampir sama seperti Gnome Paint dan Tux Paint. Brush yang disediakan sedikit, dan saat menggunakan Text Tool kadang ngelag.

…dan hasil warnanya kurang memuaskan 😄.

Menggmabar dengan Pinta

Dokumen Pinta dapat disimpan dengan format ORA, PNG, BMP, ICO, TIFF, JPG, dan TGA.

4. MtPaint

MtPaint hampir sama dengan Gnome Paint. Ia tidak memiliki layer dan tool-nya sedikit.

Berikut ini tampilan Mt Paint:

Menggmabar dengan MtPaint di Linux

Secara default, kanvas Mt Paint berwarna hitam. Jika ingin menggambar dengan kanvas berwarna putih, kita harus mewarnainya terlebih dahulu dengan warna putih.

5. GIMP

GIMP sebenarnya bukan aplikasi yang khusus untuk menggambar. GIMP juga dapat digunakan untuk desain dan edit foto.

Bisa dibilang…GIMP adalah alternatif Photoshop di Linux.

Ada beberapa kemampuan GIMP yang saya sukai untuk menggambar:

  1. GIMP mampu mendeteksi tekanan pada pen tablet.
  2. Terdapat fitur stabilizer pada brush yang berfungsi untuk membaut garis lurus yang halus.
  3. Mendukung banyak format file
  4. dll.

Berikut ini hasil percobaan saya di GIMP 2.10:

Menggambar Anime di GIMP

Jika anda menggunakan pen tablet, jangan lupa untuk mengaktifkan Dynamics pada brush agar mendeteksi tekanan.

Fitur Dynamic padas GIMP

…dan aktifkan juga Smooth stroke bila anda ingin membuat garis lurus yang halus. Karena menggambar menggunakan pen tablet tersa licin, fitur ini akan sangat berguna untuk membuat line art.

GIMP dapat membaca banyak format file seperti PSD, SVG, ORA, PNG, JPG, ICO, TIFF, GIF, dsb.

6. MyPaint

MyPaint memiliki banyak brush yang bisa digunakan. Namun sayangnya di MyPaint belum ada selection tool, sehingga saya merasa sedikit kesulitan saat mewarnai line art.

Menggambar Anime di MyPaint

Untuk melukis… MyPaint cukup bagus.

Menggambar di MyPaint

MyPaint dapat mendukung format file PNG, ORA, dan JPG.

7. Krita

Krita memang khusus untuk menggambar, tersedia banyak brush dan fitur yang dibutuhkan.

Saya kira, Krita adalah aplikasi menggambar yang cukup lengkap. Ia mendukung banyak file seperti ORA, PSD, SVG, PNG, dsb.

Ini adalah hasil percobaan saya menggambar dengan Krita 4:

Menggambar Anime di Krita

Menurut saya, saat ini Krita adalah aplikasi open source terbaik untuk menggambar.

Krita bisa digunakan untuk:

  • Membuat Game Art
  • Membuat Komik
  • Melukis
  • Menggambar anime
  • dll.

Akhir Kata…

Apapun aplikasi yang diapaki, semua tergantung dari penggunanya. Apakah dia mampu menggunakannya atau tidak.

Menurut saya, aplikasi terbaik untuk menggambar di Linux saat ini adalah Krita 4, GIMP 2.10, dan MyPaint.

Sebenarnya masih ada lagi aplikasi yang belum saya coba. Mungkin… insya’allah nanti akan saya tambahkan lagi setelah mencobanya.